Category: action

Rekomendasi Film Baru: 48 Hours To Live

Film 48 Hours To Live diproduksi oleh Co Horsin’ Around Production dan memilih Benny Boom sebagai sutradaranya atas scenario Gregory Ramon dan Rashad EL Amin

Film judi bola dengan genre criminal, musik, sekaligus triller di Indonesia tidak banyak beredar. Namun di Amerika, film seperti ini banyak sekali judulnya termasuk salah satu diantaranya adalah 48 Hours to Live yang eiliki judul awal Wild For The Night. Film ini termasuk ke dalam film modern yang bercerita secara rumit namun mudah sekali difahami. Banyak istilah criminal yang digunakan namun semuanya dijelaskan secara baik melalui adegan demi adegan yang dilakukan oleh para bintang di dalamnya. Bagaimana cerita yang diangkat dalam film ini? Ada baiknya anda membaca tulisan ini untuk melihat bagaimana synopsis dan cast yang mendukung film ini.

Ide Cerita Keren: Hybrid 3D

Seseorang baru saja keluar dari rehabilitasi kemudian dia dibutu oleh kedua belah pihak hukum. Dia kemudian akhirnya pulang ke rumah untuk bisa membalaskan dendam atas pembunuhan terhadap adiknya. Dia menjeratkan diri dalam sebuah permainan balas dendam yang kemudian berkaitan dengan LA klub sirkuit yang belum pernah dia tahu sebelumnya. Film ini amat baik dalam menggabungkan genre secara bersamaan. Ada noir, tarian, dan juga misteri di dalamnya yang akan membuat penonton ikut bingung untuk menebak apa yang selanjutnya akan ditampilkan di dalam film ini. Sang sutradara, yaitu Benny Boom berhasil memberikan adegan mengesankan mengenai film thriller yang sebenarnya.

Dia menjabarkan adegan demi adegan atas dasar naskah yang ditulis oleh Gregory Ramon Anderson bersama dengan Rashad El Amin. Co: Horsin’ Around Production melakukan penggarapan bersama dengan Tri Destined Studios, Initiate Production dan juga didistribusikan oleh Ascot Elite entertainment Group bersama dengan Gravitas Ventures, Silverline dan Falcon Film. Ternyata film ini lebih dulu dirilis di Filipina di bulan November tahun lalu, sedangkan di Amerika sendiri film ini baru dirilis Januari emarin dengan judul yang sama. Durasinya adalah 1 jam 40 menit, dimana banyak juga yang menyebut film ini sebagai Hypnotize 3D dengan berbagai alasan.

Sinopsis dan Cast Film 48 Hours To Live

Untuk jalannya cerit sebenarnya ini adalah cerita yang sederhana dengan jenis criminal yang sudah biasa ditemukan di Amerika. Sebuah usaha balas dendam dilakukan oleh seorang kakak akibat adiknya yang dibunuh oleh sebuah kelompok dan pihak tertentu. Sang kakak berusaha untuk mencari pembunuh dengan berbagai cara termasuk kembali ke dalam dunia kelamnya setelah baru saja dia keluar dari rehabilitasi. Sang kakak benar benar tidak diterima ketika dirinya mengetahui sang adik telah tiada karena dibunuh oleh pihak yang tidak dia ketahui. Ada amarah yang luar biasa di dalam diri sang kakak sehingga dia mau melakukan apa saja untuk bisa membunuh pembunuh tersebut

Beberapa pemeran yang sudah lulus cast kemudian menjadi bintang di dalam film togel singapore ini. Beberapa diantaranya adalah ada Jade Tailor dimana dirinya bermain sebagai Ivy, kemudian ada Tommy Flanagan yang berperan sebagai Kipling, Danielle Savre sebagai Detektif Lewis. Beberapa detektif lainnya juga dikenalkan seperti Lane Garrison sebagai detektif Childers, Bianca A Santos sebagai Olivia, dan lainnya. Yang pasti film 48 Hours to Live ini benar benar dipersiapan dengan baik supaya menjadi film yang berkualitas serta menguntungkan. Untuk yang suka dengan film bernuansa criminal dan penuh dengan ketegangan,  maka film ini direkomendasikan sebagai sebuah tontonan yang menarik sekaligus tontonan yang akan menghibur.

Jangan Tonton Film A Cure for Wellness Sendirian!

Film A Cure for Wellness menampilkan sisi horror dan thriller yang mengerikan serta menegangkan. Dane DeHaan memainkan karakternya dengan apik.

Sebelum ia melakukan perjalanan ke luar angkasa bersama Cara Delevingne pada akhir tahun ini di Valerian dan the City of a Thousand Planet, Dane DeHaan akan menggali sisi lain dari dirinya untuk memainkan karakter di film yang menyeramkan yang berjudul A Cure for Wellness. Disutradarai oleh sutradara dari Pirates of the Caribbean, Gore Verbinski, thriller horor judi togel ini hanya tinggal menunggu hari untuk perilisannya. Film horror ini sebaiknya tidak ditonton sendirian.

A Cure for Wellness; Mengerikan dan Menegangkan

Jika Anda belum melihat trailer terbari dari A Cure for Wellness, jangan takut. Ada video berdurasi 30 detik dari TV yang melakukan pekerjaannya dengan baik dengan cara menguraikan dan menampilkan plot dasar film. Dane DeHaan yang memerankan karakter Lockhart digambarkan mengunjungi sebuah sanatorium yang terlihat sangat tenang dan menyenangkan. Sanatorium atau pusat kesehatan ini sendiri berdiri di atas akuifer kuno yang dibangun kembali setelah kebakaran yang menghancurkan.

Jika Anda hanya merasa takut, tentunya akan menjadi lebih buruk ketika Anda menonton film A Cure for Wellness secara penuh. Bagaimana tidak, film ini akan menunjukkan bahwa telah terjadi eksperimen yang tidak etis yang telah dilakukan di tempat ini (sanatorium) selama ratusan tahun. Sayangnya untuk Lockhart, ia menemukan apa yang sedang terjadi di sana, tetapi diberhentikan dengan cara yang gila karena ia dianggap sebagai “tidak sehat.”

Ada cukup banyak scene yang akan membuat Anda merasa takut. Sebagai contoh, ada seorang wanita di bak mandi yang sedang ‘mandi’ dengan beberapa jenis binatang menyeramkan, rusa yang disambar mobil dan pastinya akan ada cukup banyak adegan yang mengerikan dan menegangkan termasuk juga adegan yang mengagetkan. Jadi, jika Anda bukan pecinta film horror, sebaiknya tidak menonton film ini sendirian. Ingat, bukan hanya horror saja label dari film ini melainkan juga thriller.

Dane DeHaan Berperan Sangat Apik

Sebuah film akan mampu menarik penonton ke dunia film tersebut ketika sang aktor utama mampu memainkan karakternya dengan sangat baik. Nah, sebagai seseorang yang jarang ke dalam film genre horor, bukan berarti Dane DeHaan tidak memainkan karakternya di A Cure for Wellness yang penuh misteri dengan sangat baik. Film jenis fiksi supranatural ini memaksa para dokter dan ilmuwan yang dilihat Dane DeHaan di pusat kesehatan tersebut dalam melakukan dan memanipulasi untuk rencana jahat mereka.

A Cure for Wellness juga merupakan film horor psikologis pertama Gore Verbinski sejak tahun 2002 di film The Ring. Oleh sebab itu, film ini akan sangat menarik untuk dilihat apakah dia masih memiliki sentuhan yang tepat untuk jenis cerita horror dan thriller. Selain Dane DeHaan, pemain film termasuk Jason Isaacs, Adrian Schiller, Mia Goth, Celia Imrie dan juga Ashok Mandanna.

Untuk memberikan konteks ekstra, A Cure for Wellness produksi 20th Century Fox dimulai ketika Dane DeHaan sebagai Lockhart dikirim ke “pusat kesehatan” untuk menjemput CEO perusahaannya. Awalnya, ia melihat semua biasa saja dan bahkan terlihat sangat tenang serta menyenangkan. Namun sayangnya, ia mampu melihat kejanggalan yang terjadi dan dilakukan oleh para ahli kesehatan di pusat kesehatan tersebut.

Ketika ia mulai menyadarinya, ia justru dianggap sebagai orang ‘sakit’ yang kemudian mendapatkan perawatan aneh dan mengerikan yang sama dengan para pasien yang ada di pusat kesehatan tersebut. Jika Anda berani, A Cure for Wellness akan merayap ke dalam bioskop online pada 17 Februari. Jadi, catat tanggal rilisnya.

Movie 2016: The Girl on The Train

film The Girl on the train menceritakan tentang seorang yang baru berpisah dengan suaminya dan selalu melihat rumah yang pernah mereka tinggal bersama di dalam kereta

Film yang menceritakan kehidupan rumah tangga sepertinya jarang terdengar dan jarang terlihat. Tapi kini muncul kembali dengan adanya The Girl on The Train yang disutradarai langsung oleh Tete Taylor. Film ini masih baru dan masih beredar di bioskop dengan penonton yang cukup banyak. Peelu diketahui bahwa film ini diangkat dari sebuah novel karya Paula Hawkins dan diproduseri oleh Marc Platt dan Jared LeBoff. Sedangkan untuk pemeran dan cast yang terlibat diantaranya ada Emily Bunt, Haley Bennet, Rebecca Ferguson, Luke Evans dan lain sebagainya yang menjadikan film ini semakin seru dan semakin menegangkan dengan plot cerita yang tidak pernah diduga sebelumnya  oleh penonton agen togel online.

Mengenang Masa Lalu Di Dalam Kereta

Film ini merupakan film yang seperti tidak ada suara atau senyawanya karena tidak terdengar nama-nama besar yang berperan didalamnya ataupun nama besar yang memproduksi film ini di balik layar kamera. Nama siapa sangka ternyata film ini begitu menarik dan memiliki back and forth dengan preman antara kimia bisa menerangkan latar belakang ataupun motivasi dari setiap tokoh untuk melakukan berbagai adegan dan perilaku. Dialah Rachel yang diperankan oleh Emily Blunt yang merupakan seorang wanita yang setiap harinya melakukan perjalanan menggunakan kereta Commuter dan ternyata dirinya senang sekali memandang sebuah rumah dan kegiatan yang dilakukan oleh pasangan suami-istri di dalamnya.

Ternyata rumah tersebut merupakan rumah lama Rachel yang kini dihuni mantan suami bersama dengan iatri barunya, serta bayi mereka. Rachel merupakan seorang pecandu alkohol dimana pada suatu hari dirinya dalam keadaan mabuk lalu mendatangi rumah yang sering dia amati. Akan tetapi rakyat kemudian mengalami Blackout sehingga dia baru sadar saat berada di rumah keesokan harinya dengan darah berlumuran di seluruh badan dan tanah. Dan belakang terdengar kabar bahwa istri mantan suaminya, Megan telah menghilang tanpa ada berita. Penampakan masalah yang menarik di awal film semakin mengarah kepada bagaimana setiap tokoh melakukan sesuatu dengan latar belakang yang berbeda dan latar belakang yang memotivasi mereka.

The Girl on The Train, sebuah Film Thriller Rumah Tangga

Karena film ini merupakan film thriller maka tak heran jika ceritanya adalah berkisah mengenai Rachel yang merasa terkhianati karena kini mantan suaminya memiliki kehidupan yang bahagia bersama dengan Megan. Rachel digambarkan seperti seorang psycho. Bisa dibayangkan Bagaimana usaha Rachel untuk kembali memiliki kehidupan yang tenang dan normal tetapi di satu sisi dia pun ingin menghancurkan kehidupan mantan suaminya yang kini sudah bahagia bersama dengan anak dan istri barunya. Bagian desain grafis dan detail visual memberikan efek yang baik dimana penonton bisa dimainkan adrenalinnya dengan musik dan keadaan mendung di dalam film. Sayangnya tidak ada yang greget di akhir film.

Jika dinilai film The Girl on the train merupakan film thriller rumah tangga yang cukup gagal. Meskipun di awal sudah dibawa ke arah yang mengerikan serta menegangkan namun tidak ada adegan yang menggambarkan film thriller terutama dibagian akhir, semua tampak biasa saja dan tidak memuncak atau dibuat jelas karena yang diperebutkan hanyalah suami dan kekayaan atau warisan. Bagi pecinta opera sabun dan telenovela, hal semacam ini pasti seRI dan akan memberikan kesempatan untuk membuka babak baru konflik hubungan rumah tangga. Jika penasaran dan ingin memberikan penilaian sendiri maka nonton film streaming langsung film The Girl on The Train.

Berbagai Tanggapan untuk Film Headshot

film Headshot yang dibintangi oleh Julie Estelle dan Iko Uwais serta Chelsea Islan mendapatkan banyak saran dan pujian sekaligus kritikan dari berbagai kritikus dunia

Film headset merupakan salah satu film action terbaik bandar bola yang ada di Indonesia yang dibintangi oleh oleh Iko Uwais dan Chelsea Islan. Headshot sudah Melanglang Buana dari satu festival film ke festival lainnya dan mendapatkan berbagai jenis penghargaan sehingga film ini sudah tidak lagi asing di telinga masyarakat. Kini film ini sudah siap untuk beredar di bioskop meskipun belum sepenuhnya tayang dengan berbagai alasan. Banyak yang menunggu Bagaimana penampilan Julie Estelle dan Iko Uwais serta Chelsea Islan di dalam film ini karena banyak pemberitaan mengenai film yang begitu mengagumkan dan menuai banyak pujian dari berbagai media baik tanah air atau pun manca negara secara terbuka.

Tanggapan Kritikus Berbagai Negara

Di dalam piala Citra film head shot sudah mendapatkan dua piala yaitu untuk kategori penata visual dan penata suara terbaik. Film yang digarap oleh Timo tjahjanto dan Kimo stamboel ini memang tidak dianggap biasa Karena dilakukan secara serius dan mendetail. Secara terkenal ataupun secara Populer film ini disebut juga sebagai film dari mo brothers. Headshot sudah ikut beberapa festival film di dunia salah satunya adalah Toronto International Film Festival di Kanada. Karena hal ini maka headshot banyak dikenal lalu membuahkan banyak kritikan atau bahkan pujian dari berbagai sumber khususnya para kritikus film yang ingin menjadikan film selanjutnya yang digarap sutradara yang sama menjadi lebih baik dan lebih keren lagi.

Seorang kritikus yang bernama Neill Miller yang berasal dari Film School Reject mengatakan bahwa Headshot seperti sekuel spiritual dari film yang dibintangi oleh Iko, yaitu the raid. Keduanya memang sama sama menampilkan sisi kejam dan brutal juga menegangkan. Bagi penggemar film the raid dan sekuelnya, maka apa yang akan dirasakan dalam film head shot adalah hal yang seperti sama atau bahkan mirip. Semua scene yang ada ditampilkan secara cerdas dan hingar bingar membuat penonton terbawa suasana dan ingin kembali menyaksikan film walaupun sebenarnya sangat sadis dan menguras adrenalin.

Aksi Luar Biasa Koreografi Headshot

Headshot bercerita tentang seorang laki-laki (Iko) yang siuman Setelah mengalami koma yang cukup panjang, dia dirawat oleh seorang mahasiswa kedokteran yang bernama Ailin yang diperankan oleh Chelsea Islan. Karena Iko tidak mengetahui namanya, kemudian air yang menamai Isco sebagai Ishmael. Setelah berhubungan cukup dekat, Ishmael batu menyadari bahwa dirinya dalam bahaya dimana banyak orang yang menginginkan dirinya mati, dan sayangnya Ailin harus terlibat di dalam masalah yang sedang dihadapi oleh Ishmael. Kebrutalan dan kekejaman di dalam film ini semakin lama kemudian semakin memuncak dan memberikan banyak ketegangan bagi penontonnya. Sama halnya seperti film the raid yang membuat banyak orang berteriak.

Mengenai aksi dan sinematografi dari film headshot, semuanya terasa cerdas dan luar biasa. Jika dilihat lebih jauh maka penampilan adegan demi adegan nyatanya seperti sebuah game dimana Ishmael harus melawan beberapa orang dengan level semakin tinggi dan semakin meningkat. Dalam film online ini Iko terlihat karismatik meskipun ada yang mengatakan bahwa tokoh Ishmael ini adalah tokoh yang cengeng untuk perihal film laga. Treetapi sejauh semua review dan upasan, headshot memiliki rating yang baik dan memuaskan. Jadi, jangan sampai terlewat menyaksikan film ini di bioskop supaya bisa merasakan dan menikai sendiri bagaimana penampilan dari berbagai jenis karakter di dalamnya.

Resident Evil: The Final Chapter Rilis Klip Versi Internasional

Resident Evil: The Final Chapter telah merilis klip versi internasional dan menampilkan aktor utamanya yakni Alice yang berusaha melawan musuh baru.

Penggemar film Resident Evil? Jika iya, maka film terbaru dengan judul Resident Evil: The Final Chapter ini tidak boleh dilewatkan. Film ini, sesuai dengan judulnya merupakan franchise terakhir sehingga setelah film ini tidak akan ada sekuel lanjutan dari film Resident Evil. Artinya, di film togel online ini aksi dari aktor utamanya yakni Alice (diperankan oleh Mila Jovovich) akan tampil lebih memukau karena sudah sewajarnya jika film terakhir haruslah dapat selalu diingat oleh para penontonnya.

Poster dan Klip Versi Internasional

Beberapa waktu yang lalu, beberapa poster terbaru Resident Evil: The Final Chapter telah dirilis oleh Screen Gems. Beberapa poster tersebut termasuk poster terakhir yang merupakan final poster yang ditampilkan dengan efek yang sangat menegangkan dan keren. Final poster tersebut yang kemudian akan mengiringi rilisnya trailer versi internasional sebelum nantinya film terbaru ini akan dirilis pada awal tahun, Januari 2017.

Setelah final poster terakhir dirilis, kemudian dua klip Resident Evil: The Final Chapter untuk versi internasional resmi dirilis Screen Gems beberapa waktu lalu. Klip tersebut dirilis dengan bahasa tulisan huruf Jepang. Di dalam klip judi bola online tersebut, terlihat Alice dan Red Queen beserta beberapa manusia lainnya yang masih tersisa di tempat yang bernama Raccoon City.

Klip ini dirilis pada saat acara New York Comic-Con 2016. Trailer tersebut berbeda dengan trailer sebelumnya yang memiliki backsound music rock yang sangat menggelegar. Di klip terbaru tersebut menghadirkan trailer yang ‘standar’ yang menggambarkan Alice atau Mila Jovovich sedang berusaha menghentikan semua bencana yang ada di bumi dengan berada di Raccoon City.

Kali ini, Alice tidak memiliki pilihan lain selain harus menghadapi berbagai rintangan dan musuh-musuhnya. Bahkan, Alice harus berhadapan dengan monster raksasa yang bisa terbang. Bisa dipastikan jika film terakhir ini akan sangat seru dan sayang untuk dilewatkan. Seperti halnya apa yang ditampilkan di berbagai poster sebelumnya dimana aksi keren Alice digambarkan dengan sangat mengesankan. Jadi, film ini akan lebih menegangkan.

Sekelumit Tentang Resident Evil: The Final Chapter

Film Resident Evil: The Final Chapter ini akan melanjutkan segala peristiwa apa yang sudah terjadi di film sebelumnya yakni Resident Evil: Retribution. Petualangan Alice di Raccoon City, sebuah tempat dimana perusahaan bernama Umbrella Corporation membuat rencana menyerang manusia yang masih tersisa. Alice kemudian bergabung bersama teman-teman lama untuk melawan berbagai monster mutan generasi baru. Petualangan Alice sangat menegangkan apalagi pihak Umbrella Corporation juga tidak tinggal diam.

Adapun beberapa karakter utama di dalam film Resident Evil: The Final Chapter ini adalah Alice diperankan oleh Mila Jovovich, Claire Redfield diperankan oleh Ali Larter (Resident Evil: Afterlife dan Heroes), Dr. Alexander Isaacs diperankan oleh Glen (Resident Evil: Extinction dan Game of Thrones), Albert Wesker diperankan oleh Shawn Roberts (Resident Evil: Afterlife dan Edge of Darkness), Abigail diperankan oleh Ruby Rose (Orange Is the New Black). Selain di atas, ada juga model dan artis yang berasal dari Jepang bernama Rola yang berperan sebagai Cobalt.

Sutradara Paul W.S Anderson yang juga pernah menggarap The Three Musketeers dipercaya untuk menggarap Resident Evil: The Final Chapter ini. Rencananya, Screen Gems sebagai pihak yang memiliki hak legal atas film ini akan merilisnya di bulan Januari 2017. Jika Anda adalah penggemar film Resident Evil, pasti tidak ingin ketinggalan film terakhir ini, iya kan?